DPLK Indolife

Iuran DPLK Indolife bisa via Gerai Indomaret Selamat Datang di www.DPLK Indolife.com Siapkan Program Pensiun Anda sejak Dini, Nikmati di Masa Pensiun Anda Keterpisahan baik Asset maupun Administrasi dari Pendiri sesuai dengan UU No.11/1992 DPLK Indolife Senantiasa memberikan hasil yang Optimal

Berita

Edukasi & Literasi Keuangan

Created on Tuesday, 11 November 2014 14:58

Jakarta, GATRAnews

Program edukasi dan literasi keuangan tidak hanya menjadi program berlian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetapi menjadi satu kesatuan kebijakan strategis pemerintahan Jokowi-JK yang menjangkau titik-titik desa terpencil dalam gugusan Negara Republik Indonesia.

Hal tersebut terungkap dalam Seminar Literasi Keuangan Indolife Pensiontama yang dihadiri ratusan ibu rumah tangga (IRT) dari bidaracina dan cipinang cempedak, mahasiswa dan jaringan aktivis (11/11). Program edukasi keuangan ini menjadi penting bukan hanya terkait langsung dengan upaya mobilisasi dana masyarakat melalui Industri Keuangan Non Bank (IKNB), untuk pembiayaan pembangunan jangka panjang melalui berbagai produk dan jasa keuangan. Juga membuka peluang semua komponen bangsa turut bertanggungjawab memikul beban sosial pembangunan.  

"Kesuksesan program edukasi dan literasi keuangan ini menjadi petunjuk kuat ke arah perwujudan salah satu Cita Tri Sakti, Berdikari di bidang ekonomi, dan sembilan agenda prioritas (Nawacita) Jokowi-JK," kata Juliaman Saragih Ketua/Pendiri Nation and Character Building Institute dalam siaran pers yang diterima, Selasa (11/11).

Sementara Indra HS (Head of Actuarial/Manager Marketing), menegaskan kesiapan Indolife Pensiontama mensukseskan program edukasi dan literasi keuangan OJK.  ”Kesiapan kami tidak hanya dengan menggerakkan seluruh perangkat jaringan bisnis Indolife juga didukung dengan berbagai produk yang inovatif dan bernilai tambah serta kekuatan keuangan yang handal dan sumber daya manusia yang berkualitas. Meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah adalah misi dan komitmen bisnis Indolife," ujarnya.

Sementara itu, Titi Basriyati, Penggerak Perempuan Jakarta, menegaskan penting dan strategisnya membangun ruang edukasi dan sosialisasi ”melek keuangan” untuk dan diantara perempuan serta Ibu Rumah Tangga. Tidak ada alasan lagi menundanya. Menyongsong 86 Tahun Hari Ibu Indonesia (22 Desember 2014), Titi menegaskan perlunya OJK dan pemerintah membingkai pesan edukasi dan literasi keuangan ini dalam program pemberdayaan dan penguatan perempuan Indonesia untuk lebih maju, mandiri, produktif serta terhormat sebagai penjaga moral, tradisi, budaya dan peradaban.

Penulis: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat